Cak Nun Emha Ainun Najib - Di tengah keprihatinan tentang 'terlibatnya' kaum santri dalam proses - yang di atas saya sebut - mencaimya substansi kesantrian maupun permissifisme integritas mereka dalam mekanisme sistem-sistem sejarah saya memandang dengan optimis, salah satunya adalah
Pesantren Gontor.
Pesantren Gontor, sebagai suatu sistem, watak dan nuansa, tampak sadar untuk menumbuhkan pertahanan terhadap berbagai 'ancaman' tersebut. Ia tampak bukan saja semakin mengintensifkan dan bangga akan kualitas etos santri mereka, namun juga makin jelas memiliki sikap dan independensi yang tertata di tengah gejala-gejala makro pengkufuran budaya, politik, moral serta keseluruhan peradaban sejarah tempat bersemayam mereka.
Mereka secara cukup gamblang mencoba manjawab berbagai tantangan di era modernisasi demokratisasi kehidupan, redistribusi rizqullah, defeodalisasi kebudayaan, pemerdekaan (Islamisasi) segala bidang dalam pagar iradatullah, bahkan jawaban-jawaban empiris terhadap teknologisasi dan industrialisasi peradaban.
